Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Teknik bedhah wayang versi Pramono

contoh bedhahan kresna oleh pramono
bedhahan kresna
Wajah atau muka adalah salah satu hal yang paling penting dalam menatah wayang kulit. Mengapa? Karena wajah merupakan gambaran sekaligus perwatakan karakter si wayang itu sendiri. Misalnya mata yang sipit, belok, mulut yang lebar, alis dan sebagainya. Coba perhatikan dengan seksama wajah salah satu tokoh wayang yang mungkin anda sukai. Kemudian cocokkan ketika ada pertunjukkan wayang kulit. Pasti di sana akan anda temukan mengapa setiap wayang memiliki wajah yang demikian.

Dari sekian banyak tokoh wayang kulit memiliki wajah yang berbeda yang menggambarkan perwatakan yang berbeda pula. Suatu karya seni yang tek ternilai harganya?

Menurut Pramono penatah wayang kulit, bahwa cara membuat wajah atau yang disebut "bedhah wayang" menggunakan teknik sendiri. Langkah-langkahnya sebagai berikut :

1. Pertama yang dilakukan adalah menatah langgatan atau penyangga mata dan mulut, kemudian di hidung, mulut, bibir dan kemudian baru janggut.

2. Setelah itu ditatah bagian upil-upilan (lubang hidung) dan lesung pipi.

3. Selanjutnya ditatah bagian mata. Mata gabahan (seperti biji padi) ditatah garis mata bagian luar bawah dari depan ke belakang, lalu membentuk gabahannya supaya seperti biji padi.

Di tatah dari garis gabahan bagian bawah kemudian di tatah garis gabahan bagian atas, dilanjutkan garis gabahan luar atas ke belakang. Yang akhirnya sejajar dengan garis gabahan luar bawah.

4. Setelah itu, dibentu gigi dari mulut bagian belakang kemudian bagian gigi depannya supaya pembagian giginya menjadi sama.

Tatah yang digunakan :
Untuk menatah mulut, hidung, dan mata gabahan, tatah yang dipakai namanya tatah unton-unton, yang berbentuk kecil lurus.

Sedangkan untuk menatah lubang hidung dan lesung pipi dipakai tatah kuwung (lengkung) yang sesuai dengan garis gambarnya, lalu tatah kuwung yang dipakai ukurannya semakin kecil.

Bila matanya berbentuk telengan (bulat), ditatah garis bulatan bagian dalam kemudian garis bagian luarnya lalu ke belakang melingkar semakin mengecil seperti proses membuat upil-upilan atau lesung pipi.

Jika semua sudah selesai dibedah, kemudian diwaleni atau dipingul, supaya lebih rapi dan yang kurang pas bisa menjadi yang diharapkan.

Tips
Agar bedhahan terlihat bagus dan rapi, bisa ditambahkan ulat-ulatan. Yaitu digaris menggunakan tratasan bagian alis, kumis, godheg, lingkar lubang hidung, lingkar lesung pipi, dan brengos (kumis). Semuanya digaris bolak-balik dan bagian gigi diseset sedikit bolak-balik juga dipakai tratasan atau tatah lurus.
Supriyadi Pro
Supriyadi Pro Admin (Supriyadi Pro) adalah Pengembang Website berbasis WordPress, content writer, editor, dan owner di Prya Design. Memiliki minat besar pada dunia teknologi, sains, seni budaya, social media, dan blogging.Silahkan hubungi saya lewat laman yang telah disediakan.

1 comment for "Teknik bedhah wayang versi Pramono"